Batik Penaber Bawean

Batik Penaber Bawean

Arus perubahan terus menggelinding begitu dahsyat

Norma-norma Agama dan Nilai-nilai tradisi terkikis habis tanpa sisa

Budaya lokal dan kepribadian berubah wujud tanpa wajah

Masa lalu beradab menjadi dongeng tanpa kesan

Ternyata karakter lembut, teduh dan santun tersirat pada nilai-nilai estetika.

Salah satu cara bagaimana mempertaahankan dan mengabadikan bisa kita tuangkan dalam goresan-goresan canting batik.

Membtik butuh kesabaran, ketekunan, keuletan, kepekaan dan ke indahan.

 

Batik Bunga Santeghi

Dalam bunga ada Optimisme

Bunga adalah harapan buah

Santeghi tanaman langka,sesuatu yang langka perlu dilestarikan,untuk bisa melestarikan butuh keperdulian.

Falsafah bunga Santeghi

San : Insan

Te   : Paste mate (pasti mati)

Qi   : Ittaqi (Peliharalah/waspadalah)

 

Tanduk Manjhengan

Tanduk selain mahkota pada manjhengan  juga senjata.

Pengguna mahkota adalah raja

Raja adalah Peminpin, setiap diri adalh peminpin.

Bagaimana kita membangun kesadaran setiap individu,bahwa kita adalah peminpin yang bertanggung jawab

Dalam tanduk ini ada nilai-nilai estetika

Betapa Allah maha indah dan cinta yang indah.

 

 

Batik Pedang

Trasdisi merantau bagi oreng Bhebian (orang bawean) menumbuhkan kesadaranakan pentingnya membekali kemampuan membentengi diri, baik secara lahir maupun batin

Semboyan para leluhur adalah modal

” ajjhek mukkak sewek mon ghitak ngoker langik,

Ajjhek ngoker langik mon tk cokop elmuna”.

Ngajhi adalah membentengi diri secara batin

A pencak membentengi diri secara lahir

Permainan pedang merupakan salah satu symbol bela diri